JavaScript must be enabled in order for you to see "WP Copy Data Protect" effect. However, it seems JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To see full result of "WP Copy Data Protector", enable JavaScript by changing your browser options, then try again.

«

»

Arie

Tips Mengunjungi Candi Borobudur

IMG_6116Candi ini sudah terbukti telah menarik wisatawan dari penjuru dunia, bukan hanya karena ukuran candinya tapi juga cerita dibalik ukiran-ukiran pada batu tersebut. Terimakasih UNESCO yang telah memberikan bantuannya untuk menyelamatkan masterpiece ini.

IMG_6360Pada edisi kali ini, saya akan memberikan beberapa tips yang sangat berguna jika kalian merencanakan untuk mengunjungi candi Borobudur.

Tips:

1. Waktu tepat untuk kunjungan.

  • Rencanakan untuk pengi kesana pada saat hari kerja karena Sabtu dan Minggu sangat ramai pengunjung.

  • Hindari kunjungan pada bulan Oktober sampan Juni karena musim hujan.

2. Biaya tiket masuk.

  • Jika kalian membawa tamu asing, biaya masuk mereka berbeda dengan kita kecuali orang asing tersebut memegang kartu KITAS. Biaya masuk untuk orang asing adalah Rp. 220.000 sedangkan kita hanya perlu membayar Rp. 30.000 per orang.

3. Sunset dan sunrise.

  • Rencanakan pergi kesana untuk menikamati matahari terbit dan terbenam, indahnya bukan main. Tiket untuk kunjungan SUNSET dan SUNRISE bisa didapatkan di Hotel Manohara dengan biaya Rp. 380.000 untuk orang asing dan Rp. 250.000 untuk penduduk lokal. Tapi kalau kalian tinggal di Hotel Manohara, kalian hanya dipungut biaya Rp. 230.000 per orang.

4. What to wear.

  • Usahakan memakai pakaian yang sangat nyaman. Saya sarankan memakai celana panjang atau celana pendek sekalian karena tangga candi sangat tinggi jadi kurang nyaman kalau memakai rok.

  • Pakailah sepatu yang nyaman, bisa flat shoes atau snickers (sepatu olahraga).

5. Apa yang perlu dibawa.

  • Bawa topi dan atau payung dari rumah, karena kalau sewa payung disana biayanya mahal, bisa sampai 10.000 per payung, harga itu yang mereka tawarkan di luar candi, tapi kalau kalian lupa dan harus sewa payung, tawar saja biaya sewanya menjadi Rp. 2.000.

  • Bawa air minum botolan dari rumah.

6. Atraksi di sekitar candi.

  • Ada satu museum yang bisa kalian kunjungi di sebelah timur candi. Nama museum tersebut adalah Karmawibhangga Archaeological. Ada sekitar 4.000 batu asli yang merupakan bagian dari candi Borobudur termasuk koleksi-koleksi statu Budha. Di museum tersebut  juga terdapat foto-foto dari waktu pemugaran candi, begitu juga foto dari waktu setelah pengeboman di tahun 1985.

  • Mengendarai gajah. Memang tidak lama, tapi kalau kalian belum pernah naik gajah sebelumnya, kenapa nggak di coba ? Terakhir saya kesana biayanya hanya Rp. 50.000 per orang.

  • Naik kereta api. Biayanya hanya Rp. 7.500 tapi kita bisa melihat-lihat seputar candi, dapet air minum gratis pula.

  • Naik dokar atau delman. Yang ini saya sendiri belum pernah coba, tapi yang jelas tersedia disana.

7. Tips lain yang nggak kalah pentingnya…

  • Kalau kalian penasaran dan ingin tahu cerita asal mula candi, sewa saja pemandu yang sudah senior. Biayanya Rp. 75.000. It’s so worth it.

  • Hanya bayar barang-barang yang kalian beli dari pasar sepertiga dari harga yang mereka tawarkan. Kecuali kalian sengaja bersedekah 🙂

  • Pakailah cukup sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Nah, bagi kalian yang sudah pernah kesana dan mempunyai tips yang mau di share, silahkan tinggalkan pesan di kolom comment. Biar nanti saya masukkan dalam list untuk Tips mengunjungi Borobudur. Happy Travel 🙂

IMG_6097

Tinggalkan Pesan