JavaScript must be enabled in order for you to see "WP Copy Data Protect" effect. However, it seems JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To see full result of "WP Copy Data Protector", enable JavaScript by changing your browser options, then try again.

«

»

Arie

Hotel Phoenix Yogyakarta

Masih tentang perjalanan saya pulang ke Indonesia kurang dari dua bulan yang lalu, kali ini saya akan sharing sedikit tentang perjalanan ke salah satu kota favourite saya di Indonesia yaitu Yogyakarta. Selain makanan dan keramahamahan masyarakatnya, saya juga paling suka menginap dihotel atau penginapan yang kaya akan sejarah seperti hotel Phoenix di Yogyakarta. Hotel dengan kapasitas 144 kamar yang sangat elegan beserta suites ini dibangun oleh saudagar kaya dari negara Cina pada tahun 1918, Kwik Djoen Eng untuk kediaman pribadinya. Setelah masa perang usai, tempat ini digunakan sebagai rumah dinas konsulat untuk negara Cina yang kemudian dijadikan hotel pada tahun 1951. Hotel yang terletak dijantung kota ini sangat dekat dengan Malioboro dan juga Kraton Yogya. Jarak dari hotel ke airport hanya 15km atau dari stasiun Tugu hanya berjarak 1km.

1-The Phoenix15
Hotel ini tampak seperti kecil dari luar, tapi kalau kita masuk, kesan ukuran kecil itu hilang seketika.

1-The Phoenix11
Interior hotel ini sangat kaya akan seni, dari culture Jawa, Cina bahkan sampai Belanda. Tak bosan-bosannya saya melihat-lihat dekorasi di sekitar hotel.

1-The Phoenix9
Menu sarapan buffet nggak kalah serunya. Karena saya doyan makan, rasanya jadi seperti disurga 🙂 Setiap pagi saya makan bubur, gudeg Jogja ditemani dengan minum jamu kunir asem, beras kencur dan butrowali.

1-The Phoenix10
Menu makan pagi ala barat-pun tersedia. Dari berbagai macam keju, salad, daging proses (salami, ham, dll) sampai bermacam-macam rotipun kita tinggal pilih 🙂

1-The Phoenix7Jamu butrowali ini rasanya sangat pahit. Mengigatkan saya akan nenek di kampung halaman. Beliau suka sekali membuatkan saya jamu kunir asem setiap kali saya sakit perut, atau beras kencur kalau saya susah makan, bahkan butrowali yang pahit inipun saya minum, hanya saja saya lupa manfaatnya.

1-The Phoenix13Nuansa sarapan pagi lebih asik lagi karena ditemani oleh dua pemain gambang yang melantunkan irama-irama merdu musik Jawa.

1-The Phoenix8Kalau lagi malas keluar kamar untuk sarapan pagi, saya sarankan pesan breakfast in bed saja, selain menunya bervariasi, harganyapun sangat terjangkau. Makan sambil tiduran  juga ok plus nggak ada yang tau kan 🙂

1-The Phoenix12Setelah capek seharian jalan-jalan, biasanya saya malas untuk keluar mencari makan. Room service aja deh…..sup buntutnya enak, burgernya enak, servicenya juga cepat 🙂

Hotel ini sangat cocok untuk semua acara, mau relaxing holiday, business ataupun liburan keluarga. Saya sangat merekomendasikan hotel ini 🙂

Untuk cerita selanjutnya mengenai perjalanan saya ke kota gudeg ini, tunggu saja post yang berikutnya 🙂

Jl Jenderal Sudirman 9
55233 – YOGYAKARTA
INDONESIA
Tel: (+62)274/566617

Tinggalkan Pesan