JavaScript must be enabled in order for you to see "WP Copy Data Protect" effect. However, it seems JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To see full result of "WP Copy Data Protector", enable JavaScript by changing your browser options, then try again.

«

»

Arie

15 Tips Tinggal di Luar Negeri

Tips Tips Tinggal di Luar NegeriBerencana untuk tinggal di negeri orang untuk waktu yang relatif lama ? Jangan lewatkan tips tinggal di luar negeri berikut.

Tinggal diluar negeri selalu kedengaran WOW !  Tapi ribetnya bisa ampyun – ampyun !

Apapun alasan kalian pindah keluar negeri, baik study, married atau pengen sekedar memulai hidup baru di perantauan, tips-tips berikut is a must read :

kanguru bertarung1. Siap mental dan tahan banting.

Yang ini bener-bener harus karena kalau mental kita nggak kuat, bisa-bisa nangis berbulan-bulan karena kangen orang rumah. Kita juga harus tahan banting.  Dimana-mana orang tuh sama, ada yang baik, ada juga yang jahat, banyak juga yang jahil. Jangan ambil hati kalau orang berkata sesuatu yang rasis ke kita. Anggap saja anjing menggonggong kafilah pasti berlalu. Kalau menggonggongnya nggak berhenti-henti, timpuk aja pakai sendal jepit hahhahaha (yang ini bercanda loh… ! ).

gambar colokan listrik internasional2. Colokan listrik.

Cek dulu jenis colokan listrik yang ada di negara tujuan. Lebih baik bawa at least satu biji buat siap-siap ajah. Gimana nggak penting, begitu kita nyampe negara tujuan, setelah 20 jam perjalanan, badan capek, hp mati, laptop battery-nya tinggal dikit.  Atau pas disana musim dingin, cuci rambut nggak bisa pake hair dryer karena colokannya nggak cocok. Bisa berabe kan ? Yang ada juga kerokan semalaman karena masuk angin. Masih mending kalau tinggal di hotel, kalau tinggal di apartemen sewaan yang masih kosong ?

Nosh vic park3. Cari toko Asia terdekat.

Kedengarannya sepele, tapi dijamin point yang ini termasuk point yang sangat PENTING ! (Tau aja kalau orang Indonesia doyan makan hahahahah! ). Nggak usahlah bawa Indomie dari Indonesia. Untuk mie lovers terutama indomie, jangan takut nggak bisa ketemu lagi dengan makanan favourite kalian. Rata-rata di toko Asia ada menyediakan mie maskot dari Indonesia ini. Lagian kalau kalian lupa declare di kartu imigrasi negara yang kalian tuju, siap-siap saja bayar denda. Di Australia kalau kalian ketahuan bawa makanan tapi nggak di-declare (meskipun benar-benar lupa) dendanya bisa ratusan dolar. Sayangkan duitnya. Mending juga buat belanja.

morning market kalamunda4. Trus check juga pasar pagi di sekitar tempat kalian.

Biasanya mereka jualan fresh produce atau sayuran segar dari petani lokal. Lumayan kan cuci mata sambil lihat-lihat sayuran yang nggak pernah kita lihat sebelumnya 🙂

nomer darurat5. Cari info nomor-nomor penting, lalu simpan di HP dan ditempat yang gampang dilihat (misalnya dipintu kulkas).

Nomor kantor polisi setempat, pemadam kebakaran, gas bocor, pipa air bocor, electricity fault atau nomor darurat/emergency negara setempat. Kalau di Australia nomer emergency-nya 000.  

Kendaraan umum di Perth6. Belajar menggunakan public transport alias kendaraan umum.

Taxi super mahal, bayangin aja dari rumah saya ke airport yang jaraknya cuman 8.5km atau 15 menit pakai mobil, bayarnya bisa nyampe $35.00 atau sekitar Rp.350.000. Pusing kan kalau kemana-mana naik taxi. Lagian public transport lebih bersih (sorry ya, saya paling nggak tahan bau taxi 🙁 ). Di Perth ada kartu SmartRider yang bisa diisi ulang. Ini adalah sistem pembayaran otomatis kalau kita naik kendaraan-kendaraan umum TransPerth termasuk, bus, perahu dan kereta api. Tinggal tempel ke mesin, udah deh.  Lebih gampang dan cepat.

telp pakai skype7. Skype.

Jangan lupa telpon orang rumah. Mereka juga sama kangennya dengan kalian. Biar nggak ngeluarin duit banyak, mending install Skype aja biar nelponnya lebih murah meriah. Ringan di kantong 🙂

best friend forever8. Cepat-cepat cari teman.

Bagaimanapun juga, kita akan butuh teman. Kalo untuk yang study, akan lebih gampang cari teman lewat sekolah ato university. Tapi yang married atau alasan lain, akan lebih susah cari temannya. Memang tergantung pribadi masing-masing. Kalau orangnya nggak punya malu seperti saya, nyari temanya agak mudah hahhahah !. Tapi kalau kalian pemalu, saya sarankan untuk bergabung dengan kegiatan-kegiatan Kedutaan Besar atau Konsulat Indonesia setempat. Sekalian lapor diri :). Atau juga gabung di sport club, batminton misalnya karena biasanya banyak orang Indonesia yang main.

Saya dulu juga begitu, sekitar tiga bulan baru datang di Australia, saya langsung telpon sana – sini pengen gabung kegiatan di kantor Konsulat. Akhirya mainlah saya angklung setiap hari Rabu. Lumayan dapat kenalan banyak ibu-ibu yang baik hati.

Kalau kalian kebetulan punya anak dibawah lima tahun, segera saja join playgroup di area kalian. Di Australia, setiap suburb pasti ada playgroup dimana waktu pertemuan biasanya mingguan. Di playgroup yang hanya satu jam-an ini, kalian bisa ketemu dengan ibu-ibu lain yang memiliki anak balita juga. Lumayan kan bisa cari teman. Lagian bagus juga buat anak-anak karena akan ada banyak permainan yang disediakan oleh playgroup setempat. Belum lagi dapat morning tea berupa buah dan kue. GRATIS !

belajar bahasa9. Pelajari bahasa setempat.

Belajarlah sedikit-sedikit dulu, minimal bisa untuk percakapan sehari-hari.  Untung-untung udah siap-siap bahasa negara tujuan dari masih di Indonesia atau kursus sebelumnya jadi tambah gampang.

kerja di luar negeri10. Bosan tinggal dirumah dan pengen cepat kerja ?

Kerja Volunteer alias kerja tanpa gaji saja dulu. Itung-itung tambah pengalaman.  Kerja volunteer ini menurut saya okem banget untuk dapet kerjaan di kantor. Dulu saya kerja volunteer Senin sampai Jum’at dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore jadi receptionist di kantor DVAS (Domestic Violence Advocacy Support) atau kantor yang ngurusin masalah kekerasan dalam rumah tangga.

Tiga bulan volunteer, bahasa Inggris saya sedikit lancar-lah ya. Kan kerjaanya terima telpon sama booking client. Terus teman kantornya banyak orang bule, jadi bisa nggak bisa ya main PD aja ngomongnya, kalau stuck kan bisa pakai bahasa tubuh hehehehhhe !. Itung-itung kursus bahasa gratis !. Lagian dengan volunteer kerja di kantor, biasanya kemampuan kita dilihat sama management. Kalau dianggapnya kita trampil, kebanyakan di tawarin kerja. Setelah tiga bulan disitu, saya ditawarin kerja jadi admin assistant di salah satu community centre di Perth. Kegirangan-lah ya dapet kerja. Tanpa ngelamar pula !

Anyway, ada juga cara lain untuk cepat cari kerja. Misalnya jadi kitchen hand, kerja di toko, dll. Pokoknya ambil aja kesempatan mana yang datang duluan untuk batu loncatan. (loncat-loncat kayak kutu kali ya hahhaa…!). Be ready, ijazah kita dari Indonesia belum tentu berlaku 🙁

house keeping11. Pekerjaan rumah alias house keeping.

Untuk kalian yang anak orang tajir, siap-siap “do everything yourself” nearly everything ya. Kayak nyuci piring, nyuci baju, bersihin kamar atau beres-beres rumah (kecuali bokap nyokap ngirim duitnya segudang, jadi cukup buat bayar semuanya). Karena semuanya mahal.

Atau kalau ngebet pengen ada yang nyeterikain baju-baju, biasanya ada ironing service dengan harga $3.00 per baju atau sekitar Rp. 30.000.  Karena lama tinggal disini, sekarang saya lebih pinter,  beli baju-nya yang berbahan “nggak diseterika nggak apa-apa” hahhhah ! Trus biasanya nyuci baju seminggu sekali. Dikumpulin dulu biar sekalian nyucinya, lagian biar irit listrik dan airnya.

renovasi rumah di Australia

12. Beli Rumah & renovasi.

Kalau kalian baru di negara tersebut tapi sudah mampu beli rumah (Amin), jangan lupa untuk mengikuti peraturan-peraturan pembangunan di daerah setempat. Jangan seenaknya saja bikin extension atau renovasi ini itu bahkan bikin cabin house tanpa seijin pemerintah setempat. Check dulu info mengenai building approval certificate yang biasanya bisa didapatkan di website council setempat.  

Jangan sampai karena sudah kesenengan bisa beli rumah, lalu pengen renovasi ini itu apalagi bangunan di bagian luar, tapi tau-tau dapat surat dari pemerintah setempat untuk di suruh bongkar ! Sayang duit kan ? Mending ijin dulu.

sedia payung sebelum hujan13. Asuransi.

Ibaratnya sedia payung sebelum hujan. Karena semuanya mahal, di luar negeri terutama di Australia semuanya serba di-asuransikan. Misalnya asuransi bangunan rumah, mobil, isi rumah, asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi mortgage atau angsuran rumah daaaaannn masih banyak lagi.

Mending pergi ke kantor asuransi setempat untuk minta informasi tentang asuransi yang kalian butuhkan.          

cek perkiraan cuaca14. Cek perkiraan cuaca / weather forecast.

Nggak kayak di Indonesia, perkiraan cuaca di negara-negara yang memiliki empat musim bisa dibilang super penting ! Badai bisa terjadi di musim panas. Dalam sehari bisa terjadi empat musim, itu sudah biasa di Australia. Jadi sempetin nge-check weather forecast.

Baju empat musim15. Baju untuk negara tujuan yang memiliki 4 musim.

Kalau datangnya pas musim dingin, bawa aja baju dingin secukupnya. Nggak usah beli di Indonesia trus di bawa kenegara tujuan. Karena selain berat, model baju dingin di negara tujuan lebih trendy 🙂

Nah sudah siap tempur ? Good luck yah 😉

Tips – tips diatas adalah berdasarkan pengalaman saya sendiri tinggal di Australia lebih dari enam tahun. Pasti akan ada tips tips lainnya.

Punya pengalaman lain tinggal diluar negeri yang pengen di share ? Jangan lupa untuk meninggalkan comment dibawah ! Thank you 🙂

1 comment

  1. queen

    Senang rasa nya tinggal dinegeri org.impian saya tinggal disana tp tdk gau cara dan harus bagaimana….tq info nya

Tinggalkan Pesan